Artist info
Balcony

Balcony

Balcony


Sebuah Perjalanan Oktober, 1994. Sejak waktu inilah jawabannya jika pertanyaannya sejak kapan umur sebuah band ditentukan dari saat pertama di'resmikan' untuk berdiri. Namun Balcony saat itu belumlah menjadi 'kami', setidaknya meng-cover lagu-lagu Sick of it All dipanggung tidak membuat sebuah band menjadi HC, atau setidaknya jujur mewakili identitas dirinya sendiri. Fase tersebut baru kami lalui dan kami temukan yang lain setelah beberapa kali line-ups kami berganti.
Sebuah Perjalanan Oktober, 1994. Sejak waktu inilah jawabannya jika pertanyaannya sejak kapan umur sebuah band ditentukan dari saat pertama di'resmikan' untuk berdiri. Namun Balcony saat itu belumlah menjadi 'kami', setidaknya meng-cover lagu-lagu Sick of it All dipanggung tidak membuat sebuah band menjadi HC, atau setidaknya jujur mewakili identitas dirinya sendiri. Fase tersebut baru kami lalui dan kami temukan yang lain setelah beberapa kali line-ups kami berganti. 1995-1996.

Kami akhirnya memang memiliki catatan tersendiri pada tahun ini, dengan line-ups/formasi baru, Balcony mulai membawakan lagu-lagu sendiri yang banyak dipengaruhi oleh Sepultura, Slayer, Sick of it all, Bad Religion, dan entah apa lagi yang banyak kami dengarkan pada masa-masa puber kami. Namun satu hal, Balcony yang kami inginkan adalah sebuah identitas, dan mungkin itulah salah satu alasan dibelakang lagu "Flower City" kami. Kami ingin teriakan kalimat itu datang dari keinginan kita semua, menyeruak diantara euforia HC yang pada era 95-an merupakan sesuatu yang menginfiltrasi banyak kepala, mengingat aksesnya baru bisa kita semua dapatkan pada era ini. Scene, identitas, lagu baru, panggung, panggung dan panggung. 1997.

Ya memang seperti itulah, seperti layaknya band-band sejenis (kami sebut sejenis dengan maksud stereotipikal band dimanapun juga) setelah melewati sekian banyak panggung akhirnya bulan September 1997, Instant Justice album pertama kami dirilis. Mencoba memfokuskan apa yang didapat saat itu, album ini merupakan identitas baru lagi buat kami. Album ini dengan kesederhanaannya, merupakan alat kami mengidentifikasi lingkungan kami, kehidupan sehari-hari kami, dengan masalah-masalah sosial di kiri-kanan kami. Paling tidak, identitas dan usaha kami mengidentifikasi tadi merupakan pesan lirik yang ingin kami sampaikan.

Tak lebih. Instant Justice, menjadi harapan awal kami akan sebuah permulaan. 1998. Sebuah proses perubahan ditengah tahun ini mau tak mau mempengaruhi baik individu maupun scene ini. Panggung terhenti.

Kegiatan terhenti tapi hidup jalan terus. 98 menyaksikan langit menghitam, dan identitas kami memudar diantaranya. Identitas yang membuat kami merasa perlu bertanya apakah masih perlu identitas? ketika kebencian membakar toko, amarah memperkosa hakmu, dan arogansi membuat barikade. Dan pada akhir tahun ini, kamipun harus merelakan beberapa dari kami untuk memilih jalan diluar sebuah band bernama Balcony.1998 adalah tahun penuh masalah bagi hampir semua orang dinegeri ini. 1999.

Setelah prosesi 'meditasi', hampir setahun lebih kami memutuskan untuk merilis album kedua kami yang prosesnya berjalan selama 3 bulan (Juni-Agustus). Album kedua ini bagi kami merepresentasikan sedikit saja perubahan dari sekian banyak hal yang ingin kami rubah, entah dari musikal, lirik atau entah apapun itu. Namun album ini bagi kami, merupakan sebuah usaha total menghindari lubang stagnansi. Inilah hasil maksimal yang kami dapatkan.

visi 12 lagu yang kami buat pun jauh dengan album kami pertama, kali ini bukan hanya permasalahan identitas, namun bagaimana, apa yang harus dilakukan setelah mendapatkan identitas? Apa yang akan dilakukan ketika identitas menghilang dan terkarbonasi. Apakah hardcore harus mengidentitaskan dirinya dengan satu pola bermain gitar? Dengan satu pola bermain musik? Dengan riff-riff stereotip tiga nada itu? Apakah hardcore harus identik dengan tipikal kental yang ada pada album pertama kami, apakah hardcore berarti mengabdi pada satu definisi identitas. Mandeg dan tak bisa kemana-mana? Apakah hardcore itu? Apakah pernah kita tanyakan bagian hardcore sebelah mana kita mengidentifikasikan diri kita atau scene kita? Atau terlalu rumitkah untuk mengerti bahwa hardcore tak lebih sebagai media komunikasi bagi kita, hardcore adalah kami dan kalian, aku dan kamu. Sampai kita semua tak mampu lagi berkomunikasi, mengidentifikasikan diri kita dengan makna apapun.... 2000.

Identitas baru kami dapatkan dari tahun yang penuh gejolak, dari sekian panggung, penggarapan materi baru dan juga banyak pengalaman dari luar bandung yang akan menggores sesuatu dimasa yang akan datang, kehadiran seorang anggota keluarga baru menambah wawasan kami, tahun dimana kami banyak mengalami masa sulit, pemblejetan otak, timbulnya idealisme-idealisme baru yang kami rasa memang harus ditelaah untuk sebuah masa yang akan kami lewati setelah ini. 2001.Awal tahun dimana kami harus bisa lebih dewasa dalam berbagai hal. Satu karya baru telah rampung dikerjakan dimana semua individu yang mendengarkan pasti akan merasa aneh dengan konsep yang ditawarkan, sebuah bentuk kolaborasi yang kami kerjakan ini adalah sebuah bentuk pernyataan kami untuk tidak terjebak oleh satu stereotip musik, satu hal yang mungkin menjadi sebuah catatan bagi kami bahwa secara musik atau ide kami tidak akan membatasinya sampai disitu, kami akan terus berkembang... atau bahkan mati tanpa jejak... 2003. Selama hampir 2 tahun kami tidak pernah merilis apa-apa.

Inilah agenda hidup kolektif busuk Balcony dalam kurun waktu 2 tahun terakhir dalam bentuk rekaman kaset. 9 komposisi imajinar ini merupakan dedikasi kami kepada kalian yang selama ini telah menemani, mencacimaki dan meludahi kami dalam kehampaan hitam pekat yang banyak orang menyebutnya kehidupan. Sangat pekat sampai-sampai kami memerlukan kacamata hitam penawar pekat... sangat pekat sampai-sampai penglihatan kami sering berbeda dengan orang lain...

Demi setan dan sekutunya kami tidak pernah dan tidak akan peduli! Begitu juga dengan agenda Metafora Komposisi Imajinar ini yang terdengar (lagi-lagi) lain dengan album-album kami sebelumnya. Kami hanya berusaha berbagi penglihatan, pendengaran, penciuman dan perasaan kami selama 2 tahun terakhir lewat komposisi-komposisi imajinar ini. Mari kita pejamkan mata kita... naikkan level volume sampai 666%... ratakan lutut, lengan dan kepala kita dengan tanah...

lalu kita muntah bersama-sama... User-contributed text is available under the Creative Commons By-SA License and may also be available under the GNU FDL..
Top Albums
No albums found.
Shoutbox
No Comment for this Artist found
Leave a comment


Comments From Around The Web
No blog found
Flickr Images
Previous Next
Unrelated Related
  • 7292602596_7be734af65
  • 7292887168_143ba66d51
  • 7293231874_1c6c5629a7
  • 7293239502_16ab0cb978
  • 7293210810_b941abd409
  • 7292579220_1558b8c4f6
  • 7293181174_fe9d000cb0
  • 7292563450_8675df2cc0
Related videos
Previous
Next
Unrelated Related
  • z3nVmwIYduk
  • eh_kAHLihoQ
  • WwskGtQEnl8
Tweets
Besttii

Besttii

6 hours ago

RT @xxxDirectioner: "Have you ever woken up somewhere completely weird?" Zayn: "I woke up on my balcony once. I was sprawled out. Fully clothed."
AlexisVvS

AlexisVvS

6 hours ago

Balcony Door Open. In Bed Listening To Those Ocean Waves #TheGoodLife
doxaxova

doxaxova

6 hours ago

Alone on the balcony of the drawing-room before dinner.
TheeBoxNetwork

TheeBoxNetwork

6 hours ago

I liked a @YouTube video http://t.co/iT6msrvw The Balcony Scene-The Downfall Of Us All(cover)
jnugular

jnugular

6 hours ago

Can't sleep..wifes crashed in the room I'm sitting on the balcony watching the waves crash on the beach.#FloridaKeys
itsabeta

itsabeta

6 hours ago

Who throws a perfectly delicious chicken off their balcony??!
GraceBellavue

GraceBellavue

6 hours ago

Fuck it. Key lift access even though I got told otherwise. Balcony is locked :( I have a spa & a piano though.
cphsolid

cphsolid

6 hours ago

Breakfast on balcony :-)
dalecarr91

dalecarr91

6 hours ago

@gemma_doll7 haha we sat on the balcony and played it for 6hours haha x
pigesyled

pigesyled

6 hours ago

Had sung this, when Philip was standing with her on the balcony, looking.
ChangeTheScheme

ChangeTheScheme

6 hours ago

the balcony http://t.co/doBImaUg
JoGracex

JoGracex

6 hours ago

@Sara_Lou_X hahhaaa I no you do!! ;)) think the balcony might be a bit close for my innocent ears..sun lounger maybe b a safer bet haha
erinpeep

erinpeep

6 hours ago

Popped some champagne on the beach today. Now watching a thunderstorm from my balcony. Life is good.
SuckJayReddDick

SuckJayReddDick

6 hours ago

Still up on da balcony
thebookofEll

thebookofEll

6 hours ago

I'ma be what I set out to be, without a doubt, undoubtedly, and all those who look down on me, I'm tearing down your balcony..